- Visi Pada tahun 2025, Universitas Lampung Menjadi Perguruan Tinggi 10 Terbaik di Indonesia.
- Misi
- Menyelenggarakan tridarma perguruan tinggi yang berkualitas dan relevan.
- Menjalankan tata pamong organisasi Unila yang baik (good university governance);
- Menjamin aksesibilitas dan ekuitas pendidikan tinggi Menjalin kerjasama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri/
- Tujuan Universitas Lampung
- Menghasilkan lulusan Unila yang bermutu, adaptif, berdaya saing global, dan mempraktikan nilai luhur budaya nasional sebagai salah satu landasan berfikir, bersikap, dan berperilaku dalam kehidupan;
- Meningkatkan kualitas dosen dan tenaga kependidikan yang kompetitif, fleksibel, serta berorientasi pada pencapaian indikator kinerja;
- Meningkatkan produktivitas, riset, inovasi, dan iptek yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta unggul di tingkat nasional maupun internasional;
- Mewujudkan tata kelola Perguruan Tinggi yang akuntabel, efektif, efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan secara optimal bagi seluruh pemangku kepentingan;
Society 5.0 adalah sebuah konsep masyarakat yang berpusat pada manusia yang berbasis teknologi. Dunia pendidikan di era 5.0 menekankan pada pendidikan karakter, moral, dan keteladanan. Mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa di era 5.0 harus berkontribusi untuk masyarakat. Bersikap dan berperilaku disiplin, mengikuti prinsip dasar hidup yang benar, menaati hukum, bertanggung jawab, mengedepankan kepatuhan pada aturan dan hukum masyarakat, menghormati hak orang lain, berkerja keras dan tepat waktu, serta tidak menyalahkan orang lain. Untuk menuju Indonesia Emas 2045, mahasiswa harus memiliki fungsi dan peran sebagai berikut: - Iron stock, memiliki kepribadian baik dan berakhlak mulia. - Agent of change, membawa perubahan ke arah yang lebih baik. - Guardian of value, menjunjung nilai keadilan, kejujuran, rasa empati menyebarkan nilai dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. - Moral force, mencerminkan nilai karakter yang baik sesuai dengan kemampuan intelektualnya. - Social control, menjembatani hubungan masyarakat dengan pemerintah lewat penyampaian aspirasi.
C. MATERI 3
Materi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Eng. Suripto Dwi Yuwono, S.Si, M.T. selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Lampung.
Materi ini bertema Perguruan Tinggi di Era Digital dan Revolusi Industri. Sebagai pembukaan, beliau mengemukakan tonggak perkembangan Universitas Lampung dan rencana pengembangannya dari tahun 2022 hingga tahun menuju Indonesia Emas 2045. Perguruan tinggi berkualitas dapat dilihat dari akreditasinya. Universitas Lampung bertujuan untuk menjadi perguruan tinggi berakreditas internasional di tahun 2045. Salah satu upaya Unila adalah mendatangkan mahasiswa asing dan mengirim mahasiswa berprestasi ke kampus luar negeri. Unila juga mengupayakan berbagai program studinya untuk mendapat akreditas unggul ataupun internasional. Di tahun 2025 ini, ada 30 program studi di Unila yang telah terakreditasi internasional.
- 13 - Program studi Kimia terakreditasi RSC (Royal Society Chemistry), Inggris. - 15 program studi terakreditasi ASIIN (Accreditation Agency for Degree Programs in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics), Jerman. Di antaranya: S1 Biologi, S1 Agribisnis, S1 Agroteknolgi, S1 Teknologi Hasil Pertanian, S1 Ilmu Komputer, S1 Fisika, S1 Matematika, S1 Kedokteran, S1 Pendidikan Matematika, S1 Pendidikan Fisika, S1 Pendidikan Kimia, S1 Pendidikan Biologi, S1 Teknik Sipil, S1 Teknik Elektro, S1 Teknik Mesin -
- 14 program studi FIBAA (Foundation for International Business Administration Accreditation), Jerman. Di antaranya : S1 Administrasi Bisnis, S1 Administrasi Publik, S1 Ilmu Komunikasi, S1 Manajemen, S1 Akuntansi, S1 IESP, S2 Manajemen, S2 Akuntansi, S1 Sosiologi, S1 Hukum, S2 Hukum, S3 Hukum, S2 Ilmu Ekonomi, S3 Ekonomi
Untuk mewujudkan kampus yang ikut berkembang beriringan dengan revolusi industri, Unila memiliki strategi unggulan, yaitu Be Strong!. Tidak hanya sekedar kata, namun Be Strong! Memiliki makna di tiap hurufnya. B untuk Business sector, finance, investment, and assets. E untuk Empowerment of human resources. S untuk Services for community. T untuk Teaching. R untuk Research. O untuk Organizational Partnerships. N untuk Network Infrastructure. Dan G untuk Good Univesrity Governance. Melalui strategi ini, Unila berkomitmen mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian, didukung tata kelola yang baik serta kerjasama luas, demi mewujudkan kampus unggul dan berdaya saing global.
D. MATERI 4 Materi keempat ini disampaikan oleh Komandan Korem 043/Gatam: Brigjen TNI Haryantana, S.H. Materi ini bertema tentang Kehidupan Berbangsa, Bernegara, Jati Diri Bangsa, dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
- Saat ini, banyak jiwa nasionalisme masyarakat terkikis. Dengan maraknya radikalisme, terorisme, masalah ekonomi, dan konflik sosial budaya. Dengan hilangnya rasa nasionalisme ini, jati diri bangsa mulai pudar. Maka dari itu, sebagai generasi muda, mahasiswa harus memiliki karakter, memiliki tujuan yang jelas, memiliki kesadaran untuk berkerja keras, berani berkompetisi secara sehat, bisa bekerja sama dan menghargai perbedaan, berempati tinggi, dan siap untuk ikut berkembang sesuai perubahan zaman. Di era globalisasi ini, kita juga harus bisa menghadapi dan melawan ancaman yang berupa gangguan yang dapat membahayakan kedaulatan negara. Kita harus mengenali kasus dan konflik di negara kita dengan memandang secara global dan beraksi secara lokal.
MATERI HARI KE-2
A. MATERI 1
Materi pertama ini diisi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Lampung, Bapak Prof. Dr. Sunyono, M.Si. Materi ini bertemakan tentang Peran Mahasiswa di Era Digital. Berdasarkan materi yang disampaikan, beberapa peran mahasiswa di era digital adalah sebagai berikut:
- Beradaptasi dengan kemajuan teknologi - Memiliki pemahaman terhadap teknologi - Mengembangkan keterampilan digital - Berkolaborasi secara daring, Membangun literasi digital - Memiliki kemampuan dalam memilah informasi - Memahami etika digital - Berkomunikasi secara efektif, Berkontribusi pada inovasi - Memanfaatkan teknologi untuk mencari solusi kreatif - Berpartisipasi aktif dalam hal berbasis teknologi - Mengembangkan kemampuan menganalisis data dalam jumlah besar Tak hanya membahas tentang peran mahasiswa di era digital, beliau juga membahas bagaimana strategi untuk berkembang di era digital ini. Beliau mengemukakan betapa pentingnya beradaptasi dengan teknologi di era yang terus berkembang ini. Tak hanya itu, memantau tren global serta lokal dan membangun rasa ingin tahu dan keinginan untuk terus belajar tak kalah penting juga. Beliau berharap bahwa mahasiswa dapat tetap berkembang meski tanpa arahan formal dan menerapkan pola pikir bahwa belajar itu tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Selain itu, membangun ketahanan dan karakter yang baik sangat diperlukan. Kemampuan untuk menghadapi perubahan teknologi dan situasi mendadak harus dilatih untuk memastikan agar mahasiswa tetap tenang dan responsif dalam kondisi baru. Mahasiswa juga wajib mengembangkan keterampilan berpikir kritis untuk menemukan solusi kreatif terhadap tantangan yang kompleks serta berlatih untuk mengelola stres dengan banyak bermeditasi, olahraga, atau berbicara dengan mentor untuk mengatasi tekanan dan menjaga kesehatan mental.
- Memasuki sesi kedua materi, Prof. Dr. Dr. Sunyono, M.Si. membahas tentang sistem pengembanagan kemahasiswaan, di mana hal ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan berbagai kegiatan kemahasiswaan untuk meningkatkan soft skills dan karakter mahasiswa. Universitas Lampung berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang berpengetahuan akademik, memiliki kemampuan berpikir kritis, dapat memanajemen diri sendiri, mampu berkomunikasi dengan baik, mampu bekerja sama dalam tim, memiliki jiwa entrepreneur, dan mampu bersaing secara sehat.
B. MATERI 2
Materi kedua ini disampaikan oleh Prof. Dr. Novita Tresiana, M.Si. beserta tim UPA BK Satgas PPK-PT Unila. Disampaikan bahwa Unila berkomitmen untuk menjaga kesehatan mental para mahasiswanya. Unila juga memiliki satgas penanganan dan pencegahan kekerasan di perguruan tinggi. Layanan UPA BK ada 5, di antaranya :
- Layanan pertama yang ditawarkan oleh Unila adalah P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika). Bekerja sama dengan BNN, Lembaga Non Pemerintah dan lembaga rehabilitasi mitra, layanan ini meliputi deteksi dini, edukasi, konseling, serta pendampingan bagi individu yang terdampak penyalahgunaan narkoba.
- Layanan kedua yaitu layanan Bimbingan dan Konseling Umum (BK). Memberikan pendampingan psikososial bagi mahasiswa, dosen dan tenaga kependidikan terkait permasalahan akademik, pribadi dan relasi sosial. Fokus layanan mencakup konseling individu, konseling kelompok, hingga penguatan kapasitas dosen pembimbing akademik.
- Layanan ketiga adalah layanan Psikologis-Klinis. Difokuskan pada penanganan permasalahan mental kompleks seperti stres berat, trauma, kecemasan, depresi, hingga burnout. Layanan dilaksanakan oleh psikolog profesional melalui asesmen klinis, terapi, serta rujukan medis sesuai kebutuhan.
- Layanan keempat berfokus pada Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (PPKPT). Menyediakan pendampingan bagi penyintas kekerasan seksual di kampus, termasuk pengaduan, asesmen psikososial, dukungan psikologis, dan advokasi hukum. Layanan ini berkoordinasi langsung dengan Satgas PPKPT universitas.
- Unila menawarkan layanan terakhir, yaitu Layanan Pengembangan Talenta Mahasiswa (Talent Progress). Berbasis pendekatan asesmen potensi, minat, dan karakter mahasiswa, layanan ini mendampingi mahasiswa untuk merancang peta pengembangan karier dan kepribadian secara terstruktur, terintegrasi dengan unit pengembangan karier universitas.
C. PERKENALAN LEMBAGA KEMAHASISWAAN UNIVERSITAS
Di sini, seluruh lembaga dan organisasi kemahasiswaan tingkat universitas memperkenalkan profil dan tujuan masing-masing. Sejauh ini, terdapat 33 organisasi dan UKM resmi yang ada di Universitas Lampung, di antaranya:
- Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) KBM
- Dewan Perwakilan Mahasiswa/Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (DPM/MPM) KBM
- UKM MENWA
- UKM Pramuka
- UKM KRS-PMI
- UKM MAPALA
- UKM Filateli
- UKPM Teknokra
- UKM KOPMA
- UKM-BS
- UKM ZOOM
- UKM Birohmah
- UKM Kristen Protestan
- UKM Hindu
- UKM Budha
- UKM Basket
- UKM Bulu Tangkis
- UKM Volley Ball
- UKM Tenis Meja
- UKM Tenis Lapangan
- UKM Sepak Bola
- UKM Atletik
- UKM Judo
- UKM Tae Kwondo
- UKM Karate
- UKM Kempo
- UKM Tarung Drajat
- UKM Pencak Silat
- UKM Anggar
- UKM Radio Kampus
- UKM ESo (English Society)
- UKM Penelitian
- Paduan Suara Mahasiswa
MATERI HARI KE-3
A . MATERI 1
Materi pertama disampaikan oleh Dr. dr. Evi Kurniawaty, S.Ked., M.Sc. Berjudul: “Pembelajaran Orang Dewasa dan Plagiarism”. Yang berisikan sebagai berikut:
Pembelajaran Orang Dewasa:
- Karakteristik Mandiri:
- Mengatur cara belajar sesuai pribadi masing-masing
- Berpengalaman: Membawa pengalaman kerja dan hidup dalam proses belajar
- Berorientasi pada tujuan: Karier, kompetensi, dan pengembangan diri
- Relevansi: Tertarik pada hal yang bermanfaat
- Waktu terbatas: Menyelesaikan kuliah secepatnya dengan cara membagi waktu dengan baik antara keluarga, waktu, dan tanggung jawab sebagai mahasiswa
- Prinsip Andragogi (Knowles)
- Kebutuhan untuk tahu: Sebisa mungkin menguasai apa yang disampaikan saat proses pembelajaran
- Konsep diri: Lebih suka dilibatkan dalam keputusan belajar
- Pengalaman sebagai sumber belajar
- Kesiapan belajar: Jadikan belajar sebagai kebutuhan bukan keterpaksaan
- Orientasi belajar ke masalah nyata
- Motivasi internal: Motivasi pribadi
- Strategi pembelajaran di universitas
- Diskusi interaktif dan studi kasus
- Pembelajaran berbasis proyek (project base learning)
- Kolaborasi Pendekatan reflektif: Mengaitkan materi dengan pengalaman pribadi
- Tantangan
- Keterbatasan waktu dan energi
- Perbedaan generasi (berkuliah Bersama Angkatan muda/tua)
- Tekanan akademik vs tanggung jawab, Keluarga/pekerjaan
- Biaya
- Bosan
- Masalah/problem pribadi
- Dukungan dari universitas
- Program kelas malam
- Pengakuan pembelajaran lampau
- Fasilitas daring
- Konsultasi
- Pengertian Plagiarism
- Tindakan mengambil karya, ide, atau kata kata orang lain tanpa memberitahukan pengakuan yang tepat dan mengakui sebagai karya miliknya
- Bentuk Plagiarism
- Langsung: Menyalin teks orang lain tanpa menyantumkan sumber
- Mozaik: Menggabungkan kalimat orang lain dengan mengganti beberapa kata, tetapi tanpa sumber
- Ide: Mengambil gagasan orang lain tanpa mencantumkan asalnya
- Self plagiarism: Menggunakan Kembali karya sendiri yang sudah pernah dipublikasikan tanpa keterangan
- Penerjemah: Menerjemahkan karya dari bahasa lain tanpa menyebut sumber
- Dampak
- Akademik: Nilai dibatalkan, skripsi/tugas ditolak, bahkan dikeluarkan
- Hukum: UU hak cipta
- Moral dan profesional
- Cara Menghindari
- Mengutip karya orang lain dengan benar (sumber, tahun, judul)
- Parafrase: Tulis dengan kalimat sendiri tetapi mencantumkan sumber
- Gunakan software deteksi plagiarism: Turnitin, Grammarly, plagiarism checker
- Mencari sumber tulisan/ bacaan sejak dini, ada ide, tidak mencontek
- Kembangkan ide diri sendiri
- Penutup
- Plagiarisme berhubungan dengan integritas akademik. Dosen dan mahasiswa perlu budaya jujur, kritis dan orisinal
- Pengertian & Ruang Lingkup &Tata pergaulan
- Pedoman menyangkut etiket dan etika yang harus dilaksanakan dan mengikat seluruh warga unila
- Etiket/Sopan santun/ tata krama: Tata hubungan antarmanusia yang aturannya hanya dilakukan didepan orang lain menurut kesepakatan antarmanusia dalam suatu komunitas.
- Etika: suatu system nilai-nilai/norma-norma dan prinsip-prinsip moral/Susila/akhlak atau aturan fundamental yang terpadu secara dengan hukum hukum meral yang bersifat universal, sangat penting, rasional dan objektif, dan menyangkut kepentingan orang lain untuk mencapai masyarakat berbudaya dan hidup bahagia.
- Norma: Aturan, pola atau model yang sesuai dengan suatu tipe atau standar yang dianggap biasa dalam suatu masyarakat halk yang menyangkut etiket maupun yang menyangkut etika.
- Keputusan Rektor Universitas Lampung Nomor 359/UN26/DT/2012 Tentang Tata Pergaulan Warga dan Sanksi Serta Penghargaan di Universitas Lampung Rektor Universitas Lampung.
- Tata Krama di Lingkungan Akademik
- Etika berpakaian: Rapih, sopan, sesuai ketentuan FK Unila, tidak menerawang, tidak ketat.
- Etika berkomunikasi: Bahasa yang baik dan santun, jelas, tidak menyinggung.
- Etika bersikap: Menghormati dosen, staff, dan sesama mahasiswa; menghargai perbedaan, menerapkan 5S (senyum,salam,sapa,sopan,santun)
- Etika di Media Sosial & Grup WhatsApp Gunakan bahasa yang sopan & profesional. Hindari menyinggung SARA atau menyebarkan heaks. Pahami batas komunikasi dengan dosen (waktu & ial pesan). Pastikan waktu tidak mengganggu waktu istirahat (Mengirim pesan diperkenankan setelah pukul 07.00 dan sebelum 21.00). Gunakan bahasa Indonesia yang baik (Sesuai dengan PUEBI). Jangan menyingkat pesan dengan simbol. Rangkai kallimat sehingga lebih mudah untuk dimengerti (Tidak spam chat, sampaikan pesan dalam satu bubble text). Tunggu sampai pesan dibalas. Jika tidak mendapatkan balasan, jangan menelpon atau mengirim pesan berkali-kali. Menelepon diperbolehkan saat Dokter/kakak tingkat mengizinkan. Teks wajib berakhir pada mahasiswa/adik tingkat bukan seorang yang dokter/kakak tingkat.
- Nilai-Nilai Dasar
- Sopan santun
- Tanggung jawab
- Empati
- Integritas (jujur, konsisten)
- Dampak Pelanggaran Tata Krama & Norma
- Merusak reputasi pribadi
- Mencoreng nama baik intitusi
- Menimbulkan konflik, ketidakpercayaan, atau sanksi akademik
- Menghambat perkembangan profesional
- Makrokurikulum Pendidikan Dokter
- Makrokurikulum Farmasi
- Marokurikulum Gizi
- Sistem SKS dan Mekanisme IPK
- Pembimbingan Akademik Pembimbing akademik mahasiswa (PA) adalah dosen yang ditetapkan oleh Dekan atas usulan ketua program studi/bagian. Pertemuan dosen PA dan mahasiswa bimbingannya paling sedikit 3 (tiga) kali dalam satu semester.
- Tugas dosen PA adalah:
- Membantu mahasiswa dalam menyusun rencana studi (RS);
- Membantu mahasiswa dalam mempertimbangkan mata kuliah yang akan diambil sesuai dengan beban sks yang dapat diambil dan memvalidasi RS;
- Memonitor dan mengevaluasi perkembangan studi mahasiswa,
- Mendokumentasikan hasil pemantauan mahasiswa bimbingan kepada jurusan setiap akhir semester melalui kartu;
- Membantu mengatasi masalah-masalah studi yang menghambat kelancaran studi apabila diperlukan, mahasiswa dapat direkomendasikan untuk berkonsultasi kepada Tim Bimbingan Konseling Mahasiswa (TBKM).
- Dasar Hukum Hahasiswa Hak dan kewajiban mahasiswa diatur dalam beberapa regulasi penting. UUD 1945 Pasal 28E ayat (3) menjamin kebebasan berserikat, berkumpul, dan berpendapat. UU No. 12 Tahun 2012 menegaskan hak atas kebebasan akademik dan pengembangan ilmu secara bertanggung jawab. Kode Etik Mahasiswa mengatur perilaku, etika belajar, disiplin, dan partisipasi, serta menjadi pedoman dalam menjalankan kewajiban. Permenristekdikti No. 25 Tahun 2020 mendukung terciptanya suasana akademik yang tertib dan dinamis demi kemajuan Universitas Lampung.
- Tujuan Peraturan
- Keadilan: Menjamin hak dan kewajiban semua pihak secara setara, menyelesaikan konflik secara adil dan transparan, mencegah diskriminasi dan penyalahgunaan
- Keterbukaan: Membuat struktur dan kepatuhan dalam aktivitas, menghindari kekacauan dan meningkatkan efisiensi, mendukung disiplin dan tanggung jawab
- Keamanan: Melindungi individu dan komunitas dari risiko, membangun lingkungan yang aman dan nyaman, menumbuhkan rasa percaya dan berpartisipasi aktif
- Ruang Lingkung Peraturan ini berlaku untuk mahasiswa aktif dan mencakup:
- Akademik: Nilai, kehadiran, plagiarisme.
- Non-akademik: Organisasi, kegiatan kampus.
- Etika: Perilaku, integritas, hubungan sosial.
- Hak Mahasiswa
- Memperoleh layanan pendidikan sesuai bakat, minat, potensi, dan kemampuannya.
- Menggunakan fasilitas akademik dan umum di Unila untuk mendukung proses belajar.
- Mendapatkan bimbingan dari dosen dan program studi yang relevan.
- Mengakses informasi tentang program studi dan hasil belajar.
- Menyelesaikan studi sesuai ketentuan yang berlaku.
- Mengembangkan kebebasan akademik sesuai dengan budaya akademik.
- Pindah program studi di Unila atau ke luar Unila sesuai persyaratan.
- Mendapatkan layanan kesejahteraan sesuai ketentuan yang berlaku.
- Terlibat dalam kegiatan kampus dan memimpin organisasi mahasiswa.
- Memanfaatkan jalur perwakilan mahasiswa untuk kepentingan mereka.
- Mendapatkan layanan khusus bagi yang memiliki cacat sesuai kemampuan Unila.
- Sanksi Pelanggaran
- Sanksi ringan: Teguran lisan atau tertulis.
- Sanksi sedang: Meliputi larangan mengikuti perkuliahan lebih dari satu semester, pencabutan hak untuk menggunakan fasilitas tertentu, atau hak dalam kegiatan kemahasiswaan.
- Sanksi berat: Termasuk larangan mengikuti perkuliahan lebih dari satu semester, pengurangan nilai, atau pemberhentian status sebagai mahasiswa.
- Larangan Mahasiswa
- Mengganggu hak sesama mahasiswa.
- Menghambat kegiatan akademik di Unila.
- Menyalahgunakan fasilitas pendidikan dan umum.
- Memberikan sesuatu kepada dosen untuk keuntungan akademik.
- Merusak atau mencuri fasilitas.
- Mengancam atau membahayakan warga Unila dan masyarakat.
- Mengganggu ibadah sesuai agama.
- Menghasut untuk melawan hukum.
- Membawa, mengedarkan, atau menjual narkoba dan minuman keras.
- Melakukan pelanggaran kesusilaan atau perjudian.
- Membawa senjata tajam atau bahan berbahaya.
- Menyebarkan paham bertentangan dengan peraturan
- Pengertian Sarana & Prasarana Pendidikan
- Sarana dan prasarana pendidikan di perguruan tinggi adalah segala fasilitas yang mendukung proses belajar mengajar, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk mencapai tujuan pendidikan yang optimal.
- Sarana Pendidikan
- Ruang kuliah dan perabotnya
- Laboratorium dan alat praktikum
- Perpustakaan (buku, jurnal, e-resource)
- Komputer, LCD, internet
- Alat peraga pembelajaran
- Prasarana Pendidikan:
- Gedung perkuliahan, aula, ruang administrasi
- Jalan akses dan area parkir
- Asrama atau rumah mahasiswa
- Sarana ibadah, kantin, lapangan olahraga
- Fasilitas kesehatan
- Peran Sarana & Prasarana dalam Menciptakan Lingkungan Belajar yang Nyaman
- Mendukung Pembelajaran, mempermudah kegiatan belajar mengajar dosen dan mahasiswa.
- Menciptakan Suasana Nyaman, fasilitas yang baik membantu mahasiswa lebih fokus dan betah belajar.
- Meningkatkan Profesionalitas, kampus yang teratur dan rapi mendukung kualitas pendidikan tinggi.
- Mendukung Kegiatan Akademik & Non-Akademik, menyediakan fasilitas untuk kegiatan belajar dan pengembangan diri.
- Meningkatkan Motivasi & Prestasi, sarana yang baik meningkatkan semangat belajar dan perkembangan pribadi.
- Tata Tertib & Etika Pemanfaatan Sarana Prasarana
- Penggunaan Ruang, harus izin resmi untuk penggunaan ruang di luar KBM.
- Penggunaan Fasilitas, sesuaikan dengan fungsi dan jadwal yang ditentukan.
- Kebersihan & Keamanan, jaga kebersihan, kerapian, dan keamanan fasilitas.Larangan Modifikasi
- Dilarang merusak atau mengubah fasilitas tanpa izin.
- Pelaporan Kerusakan
- Laporkan kerusakan kepada pengelola.
- Kepentingan Bersamtamakan kepentingan bersama dan saling menghargai.
- Strategi perkuliahan efektif
- Efektif kembali lagi kepada diri masing-masing, walaupun tiap orang memiliki cara belajar yang berbeda tetapi pasti ketika kita berada didalam satu program studi maka tujuan/ gol yang kita harapkan pastinya sama.
- Tujuan
- Memberi pemahaman pentingnya strategi pembelajaran efektif
- Keterampilan dan teknik belajar guna mencapai keberhasilan akademik
- Perbedaan SMA dan kuliah kedokteran
- Dalam kuliah kedokteran digunakan SKDI (Standar Kompetensi Dokter Indonesia): MK-RPS-Spesifik jelas-Sesuai capaian kurikulum
- Rencana pembelajaran
- Sistematis terstruktur: Jangan lupakan materi yang ada/ didapatkan disemester sebelumnya
- Penggunaan waktu yang efektif
- Identifikasi diri: Cara belajar efektif
- Klowledge sharing: Jangan pelit akan ilmu, karena ketika kita membagikan ilmu tersebut maka ilmu itu akan jauh lebih kita ingat/ semakin kita ingat
- Ujian CSL (Clinical Skill Laboratory)
- Praktikum dengan cara menyampaikan apa yang tengah kita uji
- Penilaian formatif
- Kehadiran minimal dan praktikum 100%, kecuali alasan force major
- Kehadiran kuliah minimal 80%
- Mengumpulkan tugas mandiri tepat waktu
- Nilai sikap profesional
- Upaya penyelesaian masalah
- Komti angkatan
- Mahasiswa penanggung jawab
- Dosen penanggung jawab
- Pembimbing akademik
- Program studi
- SSC
- Implementasi
- Pemilihan teknologi yang tepat, bantuan AI yang tepat dan berkualitas
- Integrasi, kolaborasi, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran
- Pencapaian kesuksesan akademik
- Kesimpulan
- Identifikasi lingkungan, keadaan: tetapkan gol
- Identifikasi keunggulan diri
- Terdapat tiga ujian
- Ujian kompre skripsi
- Ujian CBT kompre
- Ujian OSCE kompre
- Gedung D: Lantai 1 (ruang tutorial), Lantai 2 (ruang CSL), Lantai 3 (ruang kuliah)
- Gedung C: Tempat praktikum (Laboratorium)
0 Komentar